Pengelolaan Kelas (Classroom Management)

Pengelolaan Kelas (Classroom Management)
 
Pengelolaan kelas adalah berbagai kegiatan yang sengaja dilakukan oleh guru dengan tujuan meciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal agar terjadinya proses belajar mengajar. Sedangkan untuk pengajaran adalah segala jenis kegiatan yang dengan sengaja kita lakukan dan secara langsung dimaksudkan untuk mencapai tujuan-tujuan khusus pengajaran. Dilihat dari pihak guru, keberhasilan kegiatan belajar mengajar bukan hanya ditentukan oleh kemampuannya dalam menguasai bahan pelajaran, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuannya mengelola kelas. Keterampilan mengelola kelas merupakan kemampuan guru dalam mewujudkan dan mempertahankan suasana belajar mengajar yang optimal. 

Kemampuan ini erat kaitannya dengan kemampuan guru untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan, menyenangkan peserta didik dan penciptaan disiplin belajar secara sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh indikator yang menunjukan lemahnya kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar. Salah satunya adalah kurangnya kemahiran guru dalam mengelola kelas disamping rendahnya pemahaman tentang strategi pembelajaran, rendahnya kemampuan melakukan dan memanfaatkan penelitian tindakan kelas, rendahnya motivasi berprestasi, kurang disiplin, rendahnya komitmen profesi dan rendahnya kemampuan manajemen waktu,  (Mulyasa, 2007).
Mengelola kelas meliputi mengatur tata ruang kelas untuk pembelajaran dan menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif. Dalam kaitan ini sedikitnya terdapat tujuh hal yang harus diperhatikan yaitu ruang belajar, pengaturan sarana belajar, susunan tempat duduk, penerangan, suhu, pemanasan sebelum masuk ke materi yang akan dipelajari (pembentukan dan pengembangan kompetensi) dan bina suasana dalam pembelajaran (Mulyasa, 2007).


Sehubungan dengan itu, maka tujuan dari pengelolaan kelas adalah : a) Mewujudkan situasi dan kondisi kelas yang memungkinkan peserta didik mengembangkan kemampuan secara optimal.
b) Mempertahankan keadaan yang stabil dalam suasana kelas.
c) Menghilangkan berbagai hambatan dan pelanggaran disiplin yang dapat merintangi terwujudnya interaksi belajar mengajar. 
d) Mengatur semua perlengkapan dan peralatan yang memungkinkan peserta didik belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional, dan intelektual  peserta didik dalam kelas. 
e) Melayani dan membimbing perbedaan  individual peserta didik, (Mulyani dan Johar, 1988). Dalam perannya sebagai pengelola kelas, guru dapat melaksanakan tugas-tugas pengelolaan kelas dengan memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut, (Usman, 1997):
1.    Kehangatan dan keantusiasan
Guru yang hangat dengan anak didik selalu menunjukan antusias pada tugasnya atau pada aktivitasnya akan berhasil dalam mengimplimentasikan pengelolaan kelas.
2.    Tantangan
    Penggunaan kata-kata, tindakan, cara kerja atau bahan dengan sajian yang menantang akan meningkatkan gairah dan menarik perhatian anak didik untuk belajar, sehingga mengurangi kemungkinan munculnya tingkah laku yang menyimpang.
3.    Bervariasi
     Penggunaan alat atau media, atau alat bantu, gaya mengajar, dan pola interaksi akan mengurangi munculnya gangguan dan meningkatkan perhatian anak didik. Apalagi bila penggunaannya bervariasi, sesuai dengan kebutuhan sesaat, merupakan kunci tercapainya pengelolaan kelas yang efektif dan menghindari kejenuhan dalam proses belajar mengajar.
4.    Keluwesan
     Apabila guru mendapatkan hambatan dalam perilaku peserta didik, guru dapat merubah strategi mengajarnya. Perubahan strategi mengajar ini memungkinkan untuk dapat menghilangkan gangguan dalam belajar serta menciptakan iklim mengajar yang efektif.
5.    Menekankan hal-hal positif
    Pada dasarnya mengajar dan mendidik menekankan hal-hal yang positif dan menghindari pemusatan perhatian pada hal-hal yang negatif. Penekanan pada hal-hal yang positif yaitu penekanan yang dilakukan guru terhadap tingkah laku anak didik yang positif. Penekanan tersebut dapat dilakukan dengan pemberian penguatan yang positif dan kesadaran guru untuk menghindari kesalahan yang dapat mengganggu jalannya proses interaksi educatif.
6.    Tanamkan disiplin diri
    Tujuan akhir dari pengelolaan kelas adalah anak didik dapat mengembangkan disiplin diri sendiri. Karena itu guru sebaiknya mendorong anak didik untuk melaksanakan disiplin diri dan menjadi teladan


0 Response to "Pengelolaan Kelas (Classroom Management)"

Post a Comment

Postingan Populer

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1 mastimon

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel infeed